http://menssana.ppj.unp.ac.id/index.php/jm/issue/feedJurnal MensSana2026-05-16T06:07:40+00:00Arie Asnaldiasnaldi@fik.unp.ac.idOpen Journal Systems<p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Jurnal MensSana Lahir dari pemenuhan ide kebutuhan dosen sekolah olahraga mempublikasikan hasil penelitian dalam bentuk skripsi, serta pemenuhan bagi dosen di luar fakultas ilmu keolahragaan berada di luar hasil pembiayaan yang diberikan oleh lembaga atau institusi di dalamnya. </span></span></span><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Maka saat ini Jurnal MensSana selalu berkembang berkat dukungan editor dan reviewer dalam menggagas artikel-artikel yang lebih baik untuk ilmu pengetahuan dan teknologi secara nasional maupun internasional.</span></span></span></span></p> <p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Jurnal MensSana merupakan jurnal penelitian open access peer review berkualitas tinggi yang diterbitkan oleh Pusat Kajian Pendidikan Olahraga, Kesehatan dan Rekreasi Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang. </span></span></span><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Jurnal MensSana menyediakan platform pengakuan dan mengakui makalah penelitian empiris asli berkualitas tinggi tentang pendidikan olahraga yang ditulis oleh para peneliti, akademisi, profesional, dan praktisi dari seluruh dunia. </span></span></span><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">ISSN: 2527-645X (Cetak), 2622-4917 (Online). </span></span></span><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Frekuensi: 6 bulanan (2 edisi per tahun) pada </span></span></span></span><strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">bulan Mei & November</span></span></span></span></strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> . </span></span></span><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Publikasi: Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. </span></span></span></span><a href="http://menssana.ppj.unp.ac.id/index.php/jm/issue/archive"><img src="https://balimedicaljournal.org/plugins/themes/discovery/img/oa.gif" alt="Jurnal Akses Terbuka"></a></p>http://menssana.ppj.unp.ac.id/index.php/jm/article/view/444Efikasi Diri Dan Kesiapan Berolahraga Siswa Sekolah Dasar: Tinjauan Terhadap Respon Denyut Nadi dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani2026-03-28T10:13:24+00:00Ardian Hermala Pramudyaardianhermalapramudya@gmail.comAdi Sadis@mail.unnes.ac.id<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Pendidikan Jasmani di sekolah dasar memainkan peran penting dalam mendukung perkembangan fisik, psikologis, dan sosial siswa. Keberhasilan pembelajaran pendidikan jasmani tidak hanya ditentukan oleh kualitas program pembelajaran, tetapi juga oleh kesiapan siswa untuk berpartisipasi dalam aktivitas fisik, yang meliputi aspek psikologis dan fisiologis. Efikasi diri merupakan faktor psikologis yang mempengaruhi keterlibatan siswa, sedangkan denyut jantung dapat digunakan sebagai indikator tujuan fisiologis untuk mencerminkan respon tubuh terhadap aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara efikasi diri dan kesiapan siswa sekolah dasar untuk berolahraga serta korelasinya dengan respon denyut jantung dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Subjek penelitian terdiri dari 50 siswa kelas lima dan enam sekolah dasar yang dipilih menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner efikasi diri, kuesioner kesiapan berolahraga, dan pengukuran denyut jantung. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas ANOVA, dan uji korelasi Pearson dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki efikasi diri yang tinggi dan kesiapan berolahraga yang sedang hingga baik. Terdapat hubungan positif dan signifikan dengan kekuatan antara efikasi diri dan kesiapan berolahraga (r = 0,403; p < 0,01). Sebaliknya, efikasi diri dan kesiapan berolahraga tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan denyut jantung (p > 0,05). Temuan ini menegaskan bahwa efikasi diri memainkan peran penting dalam membentuk kesiapan psikologis siswa, sementara denyut jantung lebih mencerminkan respon fisiologis yang dipengaruhi oleh faktor kebugaran dan intensitas aktivitas.</span></span></span></span></p>2026-03-26T00:00:00+00:00##submission.copyrightStatement##http://menssana.ppj.unp.ac.id/index.php/jm/article/view/451Pengaruh Metode Bermain Terhadap Kemampuan Passing Bawah Siswa Ekstrakurikuler Bola Voli Putra2026-03-30T08:24:28+00:00Aldy Maulanaaldymaulana07@students.unnes.ac.idAgung Wahyudiagungwahyudi@mail.unnes.ac.id<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode latihan bermain terhadap kemampuan passing lengan bawah dalam voli di kalangan siswa laki-laki yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di Madrasah Ibtidaiyah Salafiyatul Ma'muroh, Boyolali. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan desain kelompok kontrol pretest-posttest. Sampel terdiri dari 20 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok menggunakan metode ABBA. Kelompok eksperimen menerima perlakuan melalui metode bermain, sedangkan kelompok kontrol menerima metode latihan konvensional. Kemampuan passing lengan bawah diukur menggunakan tes Brumbach forearms pass wall volley. Hasil uji sampel t independen menunjukkan bahwa metode bermain lebih efektif daripada metode konvensional. Rata-rata skor posttest kelompok eksperimen adalah 80,00, yang lebih tinggi dari kelompok kontrol (60,00), dengan nilai signifikansi 0,008 (< 0,05). Dengan demikian, hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima, menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok pada hasil posttest. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan selama empat minggu (12 sesi) menggunakan metode bermain efektif meningkatkan kemampuan passing lengan bawah siswa ekstrakurikuler voli putra.</span></span></span></span></p>2026-03-30T00:00:00+00:00##submission.copyrightStatement##http://menssana.ppj.unp.ac.id/index.php/jm/article/view/449Pengaruh Push Up Diamond & Incline Pada Kekuatan Lengan Voli Putra SMPN 3 Pangkah2026-03-30T09:09:28+00:00Moh Ovta Pratamamohovtapratama@students.unnes.ac.idAgung Wahyudiagungwahyudi@mail.unnes.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan diamond push-up dan incline push-up terhadap peningkatan kekuatan otot lengan pada atlet bola voli putra di SMPN 3 Pangkah, Kabupaten Tegal. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan desain pretest-posttest control group. Populasi penelitian berjumlah 20 siswa ekstrakurikuler bola voli putra yang diambil dengan teknik total sampling, kemudian dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol menggunakan teknik distribusi A-B-B-A. Instrumen penelitian berupa tes kekuatan otot lengan. Analisis data meliputi uji normalitas (Shapiro-Wilk), uji homogenitas (Levene), uji t berpasangan, dan uji t independen. Hasil menunjukkan rata-rata kekuatan otot lengan kelompok eksperimen meningkat dari 6,95 menjadi 9,00 (kenaikan 2,05), sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 7,15 menjadi 7,25 (kenaikan 0,10). Data berdistribusi normal dan homogen (p>0,05). Uji t berpasangan dan uji t independen menunjukkan nilai signifikansi 0,001 (<0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan. Disimpulkan bahwa latihan diamond push-up dan incline push-up efektif meningkatkan kekuatan otot lengan atlet bola voli putra.</p>2026-03-30T09:09:27+00:00##submission.copyrightStatement##http://menssana.ppj.unp.ac.id/index.php/jm/article/view/455Analisis Peran Model Pembelajaran, Kreativitas Guru, dan Kompetensi Guru Terhadap Motor Educability Test di Kelas Inklusi SD Kota Salatiga2026-04-02T05:40:47+00:00Mochammad Alban Javierjaviers2@students.unnes.ac.idCahyo Yuwonocahyoyuwono@mail.unnes.ac.id<p>This study aims to analyze the role of learning models, teacher creativity, and teacher <br>competence on motor educability test results in inclusive elementary schools in Salatiga City. This <br>research used a mixed-methods approach with a concurrent design, combining quantitative and <br>qualitative data. The research subjects consisted of four PJOK teachers and 91 fourth-grade students <br>from four inclusive elementary schools in Salatiga. Data were collected through questionnaires, <br>interviews, observations, documentation, and Motor Educability Tests using the Iowa Brace Test. <br>Quantitative data were analyzed using descriptive statistics, while qualitative data were used to <br>strengthen the interpretation of findings. The results showed that the implementation of learning models, <br>teacher creativity, and teacher competence in inclusive physical education was mostly in the moderate <br>category (50%), with some teachers categorized as high (25%) and low (25%). Meanwhile, the results <br>of the Motor Educability Test indicated that all students (100%) were in the high category. These <br>findings indicate that adaptive learning models, teacher creativity in modifying learning activities, and <br>adequate teacher competence contribute to improving students' motor learning abilities in inclusive <br>classes. The study confirms that inclusive physical education can effectively support motor skill <br>development when supported by appropriate pedagogical strategies.</p>2026-04-02T05:40:46+00:00##submission.copyrightStatement##http://menssana.ppj.unp.ac.id/index.php/jm/article/view/454Pengaruh Latihan Tendangan Sasaran Tetap Dan Tendangan Sasaran Berubah Terhadap Ketepatan Tendangan Penalti Pada Siswa SSB Bina Tunas Muda Kabupaten Purworejo2026-04-02T06:06:06+00:00Laila Qohar Ikhsanilailaqohar123@gmail.comMartin Sudarmonomartinsudarmono@mail.unnes.ac.id<p>This study aimed to determine: (1) the effect of fixed target kicking training on the accuracy of penalty kicks, (2) the effect of changing target kicking training on the accuracy of penalty kicks, and (3) which training method is more effective between fixed target kicking training and changing target kicking training in improving penalty kick accuracy. The population in this study consisted of 20 students of SSB Bina Tunas Muda, Purworejo Regency, who were also used as the research sample. This research employed a quantitative experimental method using a pre-test and post-test group design. The sample was divided into two groups receiving different treatments, namely fixed target kicking training and changing target kicking training. Data analysis was conducted using SPSS with descriptive analysis, normality tests, homogeneity tests, and hypothesis testing using the t-test. The results showed that both training methods significantly improved penalty kick accuracy. The fixed target kicking training group showed an increase from a pre-test mean score of 10.90 to a post-test mean score of 18.00 with an improvement of 65.14%. Meanwhile, the changing target kicking training group improved from a pre-test mean score of 10.90 to a post-test mean score of 17.20 with an improvement of 57.80%. Therefore, fixed target kicking training was found to be more effective than changing target kicking training in improving the penalty kick accuracy of students at SSB Bina Tunas Muda, Purworejo Regency.</p>2026-04-02T06:06:05+00:00##submission.copyrightStatement##http://menssana.ppj.unp.ac.id/index.php/jm/article/view/464Analysis of Factors Inhibiting the Development of the National Student Sports Olympiad at the Elementary School Level2026-05-16T06:07:40+00:00Nurnisa Cahyatinurnisacahyati@upi.eduRizal Ahmad Fauzirizalafauzi13@upi.eduMuhammad Nur Alifmnalif@upi.edu<p>This study examines the factors influencing the implementation of the National Student Sports Olympiad (O2SN) coaching program at the elementary school level. The research addresses issues related to students’ low participation, inconsistent motivation, and various external constraints that hinder the effectiveness of sports coaching. The purpose of this study is to analyze both internal and external factors affecting the success of O2SN coaching. This research employed a qualitative case study approach, with data collected through interviews, observations, and documentation. The findings reveal five main factors influencing O2SN coaching: student motivation, social support, facilities and infrastructure, teacher competence, and school support. Among these, student motivation emerged as the most dominant factor, influenced by aspects such as interest, discipline, physical condition, and self-confidence. External factors, including limited facilities, inadequate social support from parents and the environment, and constraints in teacher competence, were found to hinder optimal implementation. Additionally, school policies and resource allocation play a significant role in supporting the sustainability of the program. Overall, the study highlights the importance of an integrated approach involving students, teachers, schools, and families to enhance the effectiveness of sports coaching programs and improve student achievement in O2SN.</p>2026-04-04T07:57:11+00:00##submission.copyrightStatement##http://menssana.ppj.unp.ac.id/index.php/jm/article/view/442Karakteristik Lengkung Kaki (Flat Foot) dan Hubungannya dengan Indeks Kesehatan Siswa Sekolah Menengah Pertama2026-04-04T10:34:43+00:00daffa nabil gustiDNaGuzty@students.unnes.ac.idAdi Sadis@mail.unnes.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik lengkung kaki (flat foot) dengan Indeks Kesehatan Siswa Indonesia (IKSI) pada jenjang Sekolah Menengah Pertama. Permasalahan yang ada adalah kesenjangan antara dampak flat foot terhadap kesehatan dan partisipasi siswa dengan kurangnya perhatian terhadap isu ini dalam konteks pendidikan jasmani. Flat foot bukan hanya kelainan bentuk kaki, tetapi juga merupakan faktor risiko yang dapat mempengaruhi status kesehatan muskuloskeletal siswa, yang berpotensi menurunkan kualitas hidup, partisipasi dalam pembelajaran, dan produktivitas mereka di masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasi. Data dikumpulkan dari 134 siswa kelas IX di SMP Negeri 5 Semarang (N = 134). Karakteristik flat foot diukur melalui analisis jejak kaki dan diklasifikasikan (High arch, Normal arch, Low arch), sedangkan IKSI diukur menggunakan kuesioner dengan skala skor 1-4. Pengolahan data dilakukan dengan SPSS 25. Hasil uji korelasi Spearman’s rho menunjukkan hubungan negatif yang signifikan dengan kekuatan sedang-kuat antara kedua variabel (koefisien = -0,638; p=0,000). Artinya, semakin rendah lengkung kaki (kondisi flat foot), cenderung semakin rendah pula indeks kesehatan siswa. Simpulan penelitian ini adalah karakteristik flat foot merupakan determinan signifikan bagi capaian IKSI. Hal ini menyoroti perlunya memperhatikan kesehatan kaki sebagai komponen penting dari kebijakan kesehatan sekolah dan program pendidikan inklusif.</p>2026-04-04T00:00:00+00:00##submission.copyrightStatement##http://menssana.ppj.unp.ac.id/index.php/jm/article/view/462Hubungan EQ Siswa Usia 9-11 Tahun Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Jasmani Siswa Sekolah Dasar2026-04-08T07:13:32+00:00Farkhan Restu Hidayatullohfarkhanhidayatulloh366@gmail.comDrastiana Siwi Maheswaridrastianasm@mail.unnes.ac.id<p>Physical education has a strategic role in shaping students holistic development; however, emotional intelligence is often not the main focus in the learning process. This study aims to analyze the relationship between emotional intelligence and physical education learning outcomes among elementary school students. This research employed a quantitative approach with a correlational method, involving a population of 113 fourth and fifth grade students. Using purposive sampling, 112 students aged 9–11 years were selected as the sample. The research instruments included a Likert-scale emotional intelligence questionnaire and documentation of physical education learning outcomes. Data were analyzed using SPSS version 24, starting with the Kolmogorov-Smirnov normality test, which indicated that the data were not normally distributed. Therefore, hypothesis testing was conducted using Spearman Rank correlation analysis. The results showed a correlation coefficient of 0.026 with a significance value of 0.782 (p > 0.05). This indicates that there is no significant relationship between emotional intelligence and physical education learning outcomes among elementary school students. Thus, emotional intelligence is not a primary factor influencing physical education learning outcomes in this study.</p>2026-04-08T07:13:30+00:00##submission.copyrightStatement##http://menssana.ppj.unp.ac.id/index.php/jm/article/view/467Penerapan Penerapan Model Pembelajaran Pbl Pada Materi Permainan Bola Besar (Sepak Bola) Terhadap Aktivitas Fisik Dan Kebugaran Jasmani Siswa Smp Negeri Di Surabaya2026-04-12T08:36:29+00:00Bayu Andretama Gotra Prakosobayu.23001@mhs.unesa.ac.idSapto Wibowosaptowibowo@unesa.ac.idHeryanto Nur Muhammadheryantomuhammad@unesa.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) dalam sepak bola terhadap aktivitas fisik dan kebugaran siswa di SMP Negeri 18 Surabaya. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuasi-eksperimental dengan pretest dan posttest pada kelompok kontrol. Subjek penelitian adalah siswa kelas delapan yang dipilih dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi observasi aktivitas fisik, pengukuran denyut jantung saat berolahraga, dan Tes Kebugaran Siswa Nusantara (TKPN). Analisis data menggunakan uji-t dan skor gain untuk menentukan perbedaan dan peningkatan hasil sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model PBL secara signifikan meningkatkan aktivitas fisik dan meningkatkan komponen kebugaran fisik siswa secara lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional. Temuan ini menunjukkan bahwa model PBL cocok sebagai pendekatan pembelajaran aktif alternatif dalam sepak bola untuk mengoptimalkan keterlibatan siswa dan hasil pembelajaran fisik.</p>2026-04-12T00:00:00+00:00##submission.copyrightStatement##http://menssana.ppj.unp.ac.id/index.php/jm/article/view/466Peningkatan Keterampilan Smash Bola Voli Melalui Model Latihan Jr.Smash Dril pada Ukm Upi Kampus Sumedang2026-04-25T01:15:40+00:00Fadillah Naraindra Hanafifadilnafi28@upi.eduAnggi Setia Lengkanaasetialengkana@upi.eduDewi Susilawatidewisusilawati@upi.edu<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian yang di latar bealkangi dengan rendahnya keterampilan teknik dasar smash bola voli pada siswa, yang disebabkan oleh kompleksitas gerakan serta kurang tepat model latihan yang digunakan. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model latihan </span></span></span></span></span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Jr. Smash Drill</span></span></span></span></span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> terhadap peningkatan keterampilan smash bola voli pada anggota UKM bola voli UPI Kampus Sumedang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen menggunakan desain </span></span></span></span></span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">pre-experimental</span></span></span></span></span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> bentuk </span></span></span></span></span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">time series design</span></span></span></span></span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> . Sampel penelitian berjumlah 20 mahasiswa yang dipilih melalui teknik </span></span></span></span></span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">purposive sampling</span></span></span></span></span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> . Instrumen penelitian menggunakan tes keterampilan smash bola voli yang telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji normalitas, serta uji </span></span></span></span></span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">paired sample t-test</span></span></span></span></span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> . Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari pretest sebesar 6,23 menjadi 9,37 pada posttest. Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) dengan nilai t hitung 5,960 > t tabel 2,048, yang berarti terdapat pengaruh signifikan model latihan </span></span></span></span></span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Jr. Smash Drill</span></span></span></span></span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> terhadap peningkatan keterampilan smash bola voli. Selain itu, hasil uji koefisien determinasi menunjukkan kontribusi sebesar 74,8%. Dengan demikian, model latihan </span></span></span></span></span></span><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Jr. Smash Drill</span></span></span></span></span></span></em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"> efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan smash bola voli pada siswa.</span></span></span></span></span></span></p>2026-04-25T01:12:19+00:00##submission.copyrightStatement##http://menssana.ppj.unp.ac.id/index.php/jm/article/view/460Pengaruh Model Direct Instruction Terhadap Peningkatan Akurasi Passing Atas Voli Pemula Elang Emas Club2026-04-26T08:16:36+00:00annisa rahmasarirahmasariannisa997@gmail.comentan saptanientansaptani@upi.eduanggi setia lengkanaasetialengkana@upi.edu<p>Passing atas dianggap sebagai salah satu teknik fundamental yang menjadi kunci terhadap permainan voli, memiliki peran sentral dalam membangun strategi dan menciptakan peluang serangan yang lebih efektif. Namun, rendahnya akurasi passing atas pada pemain pemula Elang Emas Club diakibatkan belum optimalnya penerapan latihan yang terstruktur. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh model latihan <em>direct instruction </em>terhadap peningkatan akurasi passing atas voli terhadap pemain pemula. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif jenis pre-eksperimen melalui desain <em>One</em><em> </em><em>Group</em><em> </em><em>Pretest-Posttest</em>. Sampel penelitian berjumlah 16 pemain pemula ditentukan menggunakan teknik <em>total sampling</em>. Instrumen penelitian berupa tes akurasi passing atas pada dinding dengan pengunaan target simbol X. Teknik analisis data meliputi deskriptif statistik, uji normalitas <em>Kolmogorov-Smirnov</em>, uji <em>paired</em><em> </em><em>sample</em><em> </em><em>T-test</em><em> </em>dan uji koefisien determinasi (R-square). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata sebesar 14,19 pada <em>pretest</em><em> </em>menjadi 17,06 pada <em>posttest</em>. Uji <em>paired sample T-test </em>memperoleh nilai sebesar 0,013 (p < 0,05) yang berarti terdapat pengaruh signifikan dari perlakuan yang diberikan. Nilai R-square sebesar 0,177 menyatakan bahwa model <em>direct instruction </em>memberikan konsttribusi sebesar 17,7% terhadap peningkatan akurasi passing atas. Disimpulkan bahwa penerapan model latihan <em>direct instruction </em>pada pemain pemula Elang Emas Club berpengaruh terhadap peningkatan akurasi passing atas.</p>2026-04-26T08:08:41+00:00##submission.copyrightStatement##http://menssana.ppj.unp.ac.id/index.php/jm/article/view/453Integrating Strength and Technical Training in Women’s Rugby The Association Between Arm Muscle Strength and Passing Accuracy2026-04-28T09:38:18+00:00Imron Nugroho Saputroins140@ums.ac.idNur Subektins584@ums.ac.idSepti Hariansyahseptihariansyah@gmail.comMat Wajibmatwajib@fkipunmul.ac.idAmanda Eka Rismawatirisma28@gmail.com<p>This study aims to analyze the relationship between arm muscle strength and passing accuracy in the Kebumen women's rugby team. The background of this study is the importance of upper-body muscle strength as a physiological component that supports basic technical skills in rugby. Practical passing skills require a combination of upper body strength, coordination, and stability to produce precise ball direction and speed. The research used a quantitative, correlational design. The sample consisted of twelve female athletes who actively participated in training and competitions. Data were collected through arm muscle strength tests and passing accuracy tests designed according to rugby game standards. Data analysis included validity, reliability, and correlation tests to assess relationships among variables. The results showed a significant positive relationship between arm muscle strength and passing accuracy, indicating that increased arm muscle strength directly contributes to the effectiveness of basic techniques in the game. This study confirms that upper-body muscle-strengthening training programs should be integrated with passing technique training to optimize coaching outcomes. These findings provide practical implications for coaches in designing evidence-based training programs and expand theoretical understanding of the relationship between physiological factors and technical performance in Indonesian women's rugby.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> accuracy, passing, rugby</p>2026-04-26T08:57:43+00:00##submission.copyrightStatement##http://menssana.ppj.unp.ac.id/index.php/jm/article/view/445Pengaruh Musik Relaksasi Instrumental Terhadap Fokus dan Kecemasan Atlet Petanque Usia 10-12 Tahun Pada Mini Kompetisi2026-05-05T03:19:00+00:00Paundra Beryl Hassanipaundrahassani09@students.unnes.ac.idMoch Fahmi Abdulazizmoch.fahmi.abdulaziz@mail.unnes.ac.id<p><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Aspek psikologis memainkan peran penting dalam menentukan performa atletik, terutama pada atlet muda yang masih dalam tahap pengembangan regulasi emosi dan kontrol perhatian. Atlet petanque berusia 10-12 tahun rentan terhadap kecemasan kompetitif dan gangguan fokus yang dapat secara langsung memengaruhi ketepatan dan konsistensi performa mereka, sementara penerapan intervensi psikologis sederhana dalam pelatihan olahraga anak masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh musik relaksasi instrumental terhadap fokus emosional dan tingkat kecemasan kompetitif atlet petanque berusia 10-12 tahun dalam kompetisi mini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kelompok kontrol pretest-posttest kuasi-eksperimental. Sampel terdiri dari 30 atlet petanque berusia 10-12 tahun, dibagi menjadi kelompok perlakuan (n = 15) dan kelompok kontrol (n = 15). Instrumen yang digunakan adalah Competitive State Anxiety Inventory-2 Revised (CSAI-2R) dan Brunel Mood Scale (BRUMS). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, uji t sampel berpasangan, dan uji t sampel independen. Hasil menunjukkan bahwa musik relaksasi instrumental secara signifikan mengurangi kecemasan kognitif dan memengaruhi dimensi kebingungan, tetapi tidak memiliki efek signifikan pada kecemasan somatik, ketegangan, dan semangat. Dapat disimpulkan bahwa musik relaksasi instrumental efektif sebagai strategi pendukung untuk mengurangi kecemasan kognitif pada atlet muda, dengan penerapannya perlu disesuaikan untuk menjaga kesiapan fokus selama kompetisi.</span></span></em></p>2026-05-04T00:00:00+00:00##submission.copyrightStatement##http://menssana.ppj.unp.ac.id/index.php/jm/article/view/440Hubungan Screen Time dan Perilaku Sedentari dengan Intensitas Penggunaan Gadget Studi Kasus: Game Online pada Siswa di Kota Semarang2026-05-05T03:38:55+00:00luthfi hasbi setiawanluthfihasbi782@students.unnes.ac.idAdi Sadis@mail.unnes.ac.id<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan intensitas penggunaan gadget di kalangan siswa, khususnya melalui aktivitas bermain game online, yang berpotensi memperpanjang waktu menatap layar dan meningkatkan perilaku sedentari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara waktu menatap layar dan perilaku sedentari pada siswa di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan desain cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 238 siswa dari SMP Negeri 2 Semarang, SMA Negeri 12 Semarang, dan SMK Negeri 10 Semarang, yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner tertutup dan Kuesioner Aktivitas Sedentari Remaja (ASAQ). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat waktu menampilkan layar siswa berkisar dari sedang hingga tinggi, dengan skor rata-rata 20,55, sedangkan perilaku sedentari berada dalam kategori sedang dengan skor rata-rata 20,71. Uji korelasi menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara waktu membuka layar dan perilaku sedentari (r = 0,106; p = 0,103). Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku sedentari siswa dipengaruhi oleh faktor-faktor selain waktu menatap layar, seperti aktivitas fisik, pelajaran pendidikan jasmani, dan lingkungan sekolah. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan komprehensif melalui pemeliharaan pendidikan dan pengelolaan penggunaan gawai secara bijak.</span></span></span></span></span></span></p>2026-05-05T03:27:01+00:00##submission.copyrightStatement##