Pengembangan InstrumenTendangan Dollyo Chagi berbasis Sensor

  • Anton Komaini Universitas Negeri Padang
  • Fitra Febrioni Sukma Fakultas Ilmu Keolahragaan, Univesitas Negeri Padang

Abstract

Hasil pengamatan penelitian Sejauh ini, instrumen tendangan dollyo chagi taekwondo yang tersedia adalah instrumen untuk mengukur tes keterampilan kemampuan tendangan dengan menghitung jumlah tendangan dalam interval waktu tertentu. Ketika seorang atlet menendang beberapa kali, atlet tersebut mungkin mengalami cedera pada lutut dan jatuh, dan hasilnya tidak dapat digunakan secara akurat sehingga kesalahan manusia sering terjadi. Berdasarkan hal ini, penting bagi pelatih untuk memiliki data tentang kecepatan dan kekuatan tendangan Dolly Chagi atau atlet taekwondo yang berputar atau berputar. Tujuan dari penelitian ini adalah bahwa peneliti ingin melakukan penelitian dalam pengembangan teknologi sensor berbasis instrumen tes tendangan Dollyo Chagi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Sampel yang digunakan adalah 10 atlet FIK taekwondo, Universitas Negeri Padang, hasil penelitian "pengembangan instrumen tes tendangan taekwondo FIK Universitas Negeri Padang FIK Padang" dikategorikan sebagai instrumen tes tendangan dollyo chagi yang dapat mengukur kecepatan dan kekuatan setiap tendangan taekwondo. Hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian bahwa instrumen dari instrumen tes tendangan DIKO Chagi Taekwondo di Universitas Negeri Padang FIK layak untuk digunakan sebagai instrumen tes tendangan DIKO Chagi di Universitas Negeri Padang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa instrumen tes tendangan dollyo chagi yang merupakan atlet berbasis teknologi dari FIK Universitas Negeri Padang, cocok untuk digunakan sebagai instrumen atau latihan tes tendangan melingkar atau berputar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arie Asnaldi, Zulman, Madri M, (FIK-Universitas Negeri Padang. (2018). HUBUNGAN MOTIVASI OLAHRAGA DAN KEMAMPUAN MOTORIK DENGAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 16 SINTOGA KECAMATAN SINTUK TOBOH GADANG KABUPATEN PADANG PARIAMAN. Jurnal Menssana, 3(2), 16–27. https://doi.org/https://doi.org/10.24036/jm.v3i2.75

Arie Asnaldi. (2016). HUBUNGAN PENDEKATAN LATIHAN MASSED PRACTICE DAN DISTRIBUTED PRACTICE TERHADAP KETEPATAN PUKULAN LOB PEMAIN BULUTANGKIS. Jurnal Menssana, 1(2), 20–27. https://doi.org/https://doi.org/10.24036/jm.v1i2.51

Aziz, Ishak. (2008). Tes pengukuran dan evaluasi pembelajaran olahraga. Padang: Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang.

Bafirman. (2010). Pembentukan kondisi fisik. Malang: Wineka Media.

Putra, Nusa. (2012). Research and Development. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Bafiman. (2013). Fisiologi Olahraga. Malang: Wineka Media.

Bafirman dkk. (2014). Kinesiologi dan Biomekanika Olahraga. Padang: Sukabina Press.

Suryadi, V. Yoyok. 2002. Takwondo Poomse Taeguk. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Sugiyono (2014). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Bandung: alfabeta.

World Taekwondo Federation. 2011. Competition Rule. Kukkiwon: WTF.

Sukadiyanto (2011). Pengantar Teori dan Metodologi Melatih Fisik. Bandung: CV Lubuk Agung.

Troy & Linda (2012). WTF Sparring Gear. Taekwondo-information.org. (Diakses pada tanggal 09 April 2017).

Husaini & Purnomo (2006). Pengantar Statistika (Edisi Kedua). Jakarta : PT Bumi Aksara

Devi Tirtawirya (2005). Metode Melatih Teknik dan Taktik Taekwondo. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 3 (2005). Himpunan Peraturan Perundang-undangan Republik Indonesia Tentang Sistem Keolahragaan Nasional. Nuansa Aulia.

Arsil (1999). Pembinaan Kondisi Fisik. Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang
Published
2019-11-18
How to Cite
KOMAINI, Anton; SUKMA, Fitra Febrioni. Pengembangan InstrumenTendangan Dollyo Chagi berbasis Sensor. Jurnal Menssana, [S.l.], v. 4, n. 2, p. 186-189, nov. 2019. ISSN 2622-4917. Available at: <http://menssana.ppj.unp.ac.id/index.php/jm/article/view/114>. Date accessed: 18 feb. 2020. doi: https://doi.org/10.24036/jm.v4i2.114.